Feb 14, 2017

SUNARNO Seorang Pemulung Menjadi Milyarder di Bisnis MLM

Posted by on Feb 14, 2017

Sunarno pria kelahiran Solo, 5 Agustus 1961 ini dahulunya adalah seorang pemulung siapa sangka sekarang hidupnya sudah berubah 180 derajat. Sunarno yang hanya tamatan SD ini menekuni usaha di bisnis MLM, dengan kerja kerasnya beliau berhasil menempati peringkat sebagai Senior Network Director di salah satu bisnis MLM Forever Young Indonesia. Berkat ketekunannya dalam menjalankan bisnis MLM ini pria yang dahulunya sebagai pemungut sampah ini sekarang sudah meningmati penghasilan jutaan rupiah buah dari kerja kerasnya dalam menjalankan bisnis MLM.

Berkat kerja keras dan ketekunannya Sunarno mampu mencapai posisi puncak di bisnis MLM Forever Young Indonesia dalam kurun waktu 27 bulan saja. Sunarno sendiri sempat tidak bisa membayangkan, setelah menemukan usaha ini kehidupan Sunarno lebih cepat mapan dari pada rekan-rekan Sunarno yang bekerja dan lebih berpendidikan. Jaringan bisnis Sunarno di usaha ini sudah besar sekitar 100 ribu orang tersebar di seluruh Indonesia telah merasakan sukses bersama Sunarno.

Kisah Hidup Sunarno

Lahir dari keluarga kurang mampu, sehingga membuat Sunarno hanya mampu menamatkan pendidikan di jenjang SD saja. Lebih memprihatinkan lagi, Sunarno sejak kecil sudah hidup sebagai seorang yatim-piatu. Karena keadaannya ini Sunarno bekerja kesana-kemari ikut orang, pindah dari kota satu ke kota lain. Pekerjaan Sunarno ibarat seorang kacung disuruh kesana-kemari dan harus mau atau nurut. Karena bosan diperintah-perintah, Sunarno memutuskan untuk menjadi seorang pemulung. Ia merasakan lebih bebas menjadi seorang pemulung dari pada seorang kacung yang harus nurut pada juragannya. "Kebebasan" ini lah yang menjadi tonggak kuat bagi Sunarno untuk merubah kehidupannya.

Baca juga : Kisah Susi Pudjiastuti Sukses dengan Usaha Perikanan dan Maskapai

Rasa kebebasan sudah tertanam dari diri Sunarno sejak dahulu, yang mana perlu kita semua ketahui rasa ingin bebas inilah yang merupakan karakteristik jiwa seorang entrepreneur.

Mengingat masa lalunya sebagai seorang pemulung, Ia pernah merasakan kebahagiaan setelah mendapatkan bonggol kubis (kol), soalnya benda berharga itu didapatkannya melalui sebuah kompetisi dan Sunarno memenangkannya. "Hati saya bangga dan senang karena itu suatu prestasi," katanya sambil tersenyum. Selain itu, rasa bahagia lainnya lagi yang Ia rasakan jika radio masih bisa di stell dan di dengarkan rame-rame di bawah kolong jembatan.

Sunarno yang dahulu bergelut dengan sampah-sampah, plastik, kardus bekas, kaleng-kaleng, sayur busuk dan sebagainya, dan sampai saat ini Ia tidak menyangka bahwa kehidupannya sekarang sudah berubah jauh lebih mapan dari kehidupannya yang dahulu. Hasil jerih payahnya selama ini telah berbuah manis, dan Ia sekarang tinggal menikmatinya.

Buah yang kita petik hari ini, bibitnya telah kita tanam jauh hari sebelumnya

Kata diatas cocok untuk menggambarkan kisah sukses hidup Sunarno saat ini. Dahulu Ia bergelut dengan kesusahan, bangkit dan bekerja keras untuk tekun mengggeluti bisnis MLM dan hasilnya Ia rasakan saat ini.

Awal Perubahan Datang

Awal perubahan itu datang ketika tetangganya memperkenalkan sebuah bisnis MLM kepada Sunarno di tahun 1994. Ketika tetangganya tersebut memperkenalkan bisnis MLM itu, hampir setiap hari Ia datang dan bercerita kepada Sunarno, walau terkadang Ia tidak menangkap apa yang diceritakan oleh tetangganya tersebut, maklum karena Sunarno hanya lulusan SD.

Kenang Sunarno, diawal-awal Ia diperkenalkan dengan bisnis MLM untuk menyebut singkatan nama MLM dalam bahasa Inggris saja Ia baru bisa lancar selama seminggu untuk mengucapkannya. Namun Sunarno tidak memperdulikan itu, yang penting bagi dia bagaimana cara untuk menjalankannya.

Artikel lain : Yu Youzhen Seorang Milyarder yang Bekerja Menjadi Tukang Sapu

Sunarno selalu mengatakan, dalam menjalankan usaha bisnis MLM nya Ia memegang dua kunci suksesnya yaitu "YAKIN"  dan "MAU" dua kata ini yang selalu Sunarno pegang.

"YAKIN"

Setelah belajar dan ditempa di seminar-seminar dan training, dalam hatinya mulai timbul sebuah keyakinan dan semangat perubahan. Ia mulai yakin dengan bisnis ini akan merubah hidupnya, Ia mantab dan yakin untuk menjalankan usaha bisnis MLM. Pagi hari Ia bergelut dengan sampah-sampah dan siang hari setelah mandi Ia pergi mencari orang untuk di prospek (diperkenalkan dengan usaha MLM yang Ia jalani). Dengan semangat yakin dan pantang menyerah Ia memperkenalkan dari satu orang ke orang lain, di tolak bagi Sunarno adalah sesuatu hal yang biasa.

Ejekan dan cacian sangat sering Ia dengar, pernah Ia dicerca "seperti cicak makan tiang" yang mengibaratkan sesuatu hal yang sangat tidak mungkin. Tapi dengan mental bajanya, Sunarno tidak menyerah, terus saja Ia menjalankan bisnis MLM nya. Dalam pikirannya, hanya kata "kebebasan dan kesuksesan" sehingga Ia tidak menyerah dan terus bangkit.

Itulah yang mendorong saya untuk maju. Orang gagal itu biasanya tidak mau menghadapi tantangan. Kalau tidak siap mental, yang paling mudah dilakukan adalah BERHENTI kata Sunarno

Menurut Sunarno, kunci keberhasilannya adalah Keyakinan. Sebab keyakinan itu ibarat "kenyataan" Ia tumbuh dari penguasaan materi dan belajar dari orang-orang sukses. Bila ingin menjadi orang sukses, bergaulah dengan orang-orang yang suksese minimal Anda akan ketularan. Motivasi Sunarno dalam meraih kesuksesannya sangat sederhana: Kalau orang lain bisa, kenapa saya tidak bisa. Harus BISA!!!

"MAU"

Kemauan adalah kunci kedua, kalau tidak ada kemauan dalam menjalankan usaha ini pasti Sunarno sudah berhenti dari dulu. Jika mengingat Ia adalah seorang pemulung, apakah Ia akan bisa sukses. Bagaimana jika nanti orang yang Ia prospek tanya tentang pekerjaan Sunarno?

Teman-teman seprofesinya Ia ajak untuk menjalankan usaha ini selalu menolak ajakan Sunarno, bahkan mereka selalu menimpali dengan kata-kata yang terkesan mengejek. "Kalau kamu berhasil, baru saya mau ikut." Setelah Sunarno berhasil, Ia menagih janji teman-temannya. Mereka menjawab, "Lha iya, terang saja pak Narno sekarang sudah berhasil kok - Jadi lagi-lagi saya yang disalahkan" kata pak Sunarno sambil tertawa kecil.

Sekali lagi, mentalitas tetap menjadi suatu hal utama untuk mau menjalankan bisnis MLM ini. Setelah Sunarno berhasil pun teman-teman Sunarno te
tap tidak mau ikut, karena mentalitas mereka adalah mental "miskin". Mental itu harus dirubah, dan di ganti dengan mental "kaya". Semua kembali ke pribadi masing-masing.

Kesimpulan

Kehidupan itu ibarat tiada ombak yang indah tanpa menerjang sebuah batu karang. Banyak orang yang mendambakan hidup nyaman, aman, damai, bahagia dan sejahtera, hidup seperti ini sangat ideal sekali. “Bagi saya hidup itu sederhana saja, minimal kita punya cita-cita, yaitu sukses dalam segala bidang. Tapi untuk itu diperlukan tindakan, rencana, tujuan, komitmen, keyakinan, mengenal diri, dan cinta. Itu semua merupakan mata rantai yang tak terpisahkan.” kata Sunarno.

Dari kisah sukses hidup yang dialami oleh pak Sunarno ini kita bisa mendapatkan banyak pelajaran kehidupan. Siapa sangka orang yang awalnya berprofesi sebagai seorang pemulung bisa mengalami kesuksesan di bisnis MLM. 


Kunci kesuksesan yang dipegang oleh Sunarno ini bisa kita contoh untuk menjalani bisnis apapun. Kuncinya adalah "Keyakinan" dan "Kemauan" itulah kunci sukses dari Sunarno yang bisa sobat Blogger dan saya contoh. Yakin dan Mau..!!!!

Salam Blogger >> Sukses dan Sehat-Bugar
++ Heru'S ++

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2017 herusantosa[dot]com All Rights Reserved
back to top